Sabtu, 27 April 2013

Prohibited Love (FF)


Title            :Prohibeted Love
Cast            : Suho EXO K , Kim Minra (OC/you) , Sooyoung (SNSD) , Kim Ahra (other)
Genre          :  Romance
Length         :  One shoot
Rated          :  T
Author         :  Bacon48

Anyeong readers , ini pertamakalinya loh author debutin FF. Ini adalah FF ke 4 yang dijamin masih fresh (?). ya udalah gak usah basa basi lagi , silahkan nikmati hidangan dari author Bacon48 yang dijamin bikin serangan jantung,impotensi,gangguan kehamilan,dan janin(?)

Happy Reading~~

               
Perkenalkan namaku Kim Minra, sudah 11 tahun aku hidup seperti ini, terkekang di dalam rumah dengan bersemayamnya kanker paru-paruku. Kanker ini dikenal langka,hingga dokter pun tidak bisa menyembuhkanku dari penyakit ini. Aku tinggal bersama ibuku (kim ahra) dan kakku (kim jungmyeon), dimana appaku? Yah ... bisa dikatakan omma dan appaku bercerai saat umurku 5 tahun. Aku selalu menganggap appaku hilang dari dunia ini! Kenapa aku begitu? Ya karena dia ommaku  kehilangan segalanya, warisan dan kekayaan yang dimiliki ommaku telah ia rebut hingga ibuku jatuh miskin. Untunglah ibuku orang yang pekerja keras , pagi dan malam ia giat bekerja hingga sekarang ibuku menjadi pengusaha yang sukses dan ternama di Korea.
                Sudah cukup perkenalan tentang ommaku,sekarang kembali ke aku lagi. Tadi sudah kukatakan aku terkena penyakit kanker paru-paru yang sangat langka, buatku itu sangatlah tidak enak, seharusnya aku dapat menikmati masa remajaku dengan indah, tapi tidak karena penyakit ini aku hanya bisa tinggal di rumah. Aku selalu meminta kepada ibuku agar aku dimaksukkan SMA umum tapi ibuku selalu bilang “Jangan sayang, nanti penyakitmu tambah parah” atau “kamu masih bertahan pun ibu sudah bersyukur” apa itu? Aku sudah muak dengan kata-kata seperti itu. Aku ingin bebas! Home Schooling pun tidak boleh, katanya ini akan menambah parah penyakitku. Sampai suatu hari terlintas di kepalaku untuk bunuh diri. Tapi, karena oppaku semua ide bodoh itu lenyap, dia selalu menyemangatiku dan selalu berkata “Semangat itu untuk hidup dan hidup itu untuk semangat,jangan kau sia siakan hidupmu untuk hal bodoh. Kau masih bisa bernafas itu sudah merupakan anugrah dari tuhan. Jadi semangat ya! “ Dengan senyum merekah dan suara yang lantang kakaku memberikan semangat, tanpa sadar aku pun mulai menyukainya.

“omma,minra . oppa pulang!”
“oppa sudah pulang (menuju pintu). Omma tidak ada , dia masih sibuk dengan pekerjaannya” kataku
“Wah sayang sekali” kata kakakku.
“memang kenapa? Di luar itu teman kakak ya? Suruh masuk saja”
“boleh? Sooyoung masuklah, aku ingin mengenalkanmu pada addikku!” (yeoja itu langsung masuk kedalam rumah)
“Minra~ah, kenalkan ini Sooyoung pacarku.” Kata oppa.
“Anyeonghaseo, Minra~ssi senang bertemu denganmu” kata Sooyoung dengan wajah berseri.
                Diam, ya aku hanya diam, aku tidak menyangka oppa suho mempunyai yeojachingu dan berani membawanya ke rumah. Sakit, rasanya sakit sekali , inngin sekali aku menampar yeoja ini dan berkatata “Kau tidak pantas untuk Suho oppa!Cepat pergi!” Apa daya aku adalah yeoja yang lemah dan tidak berdaya yang hanya bisa memendam rasa di dalam hati, buktinya menyatakan cinta pada kakakya sendiri saja tidak bisa. Dengan terpaksa aku tersenyum dan menyapanya.
“Minra~ah, akan kubuatkan teh duduklah dan berbincang dengan Sooyoung” kata Suho oppa
“ah tidak usah oppa aku saja yang membuatkan teh!” kataku.
                Dengan senyum licik aku berjalan ke dapur, Menurut kalian aku akan membiarkan mereka bermesraan?jawabannya tidak!aku telah menyiapkan sebuah rencana agar yeoja itu pergi dari rumahku.
                Dengan santainya aku membuat teh,yang pertama kubuat teh untuk Suho oppa, yang kedua aku membuat teh dengan mencampurkan garam ke minuman itu.
“Saatnya rencana” batinku. Aku menjatuhkan teh kepunyaan Suho oppa dan mengambil sebuah pecahan gelas, lalu kurobekkan kulitku menggunakan pecahan tersebut.

PRANG

                Sesuai rencana, oppa langsung bergegas ke dapur dan menanyakan keadaanku.
“Minra~ah gwanchenayo?”kata oppa sedikit khawatir
“Oppa, sakit” aku merintih kesakitan sambil menunjukkan jariku yang berdarah.
“Minra~ah, kau mungkin kelelahan, ayo kuantar kekamar!”
“Oppa itu teh untuk Sooyoung eonni,pasti dia haus,aku bisa kekamar sendiri kok.”kataku dengan tampang meyakinkan.
“Sungguh?Baiklah kau hati-hatilah kekamar.”Dengan khawatir Suho oppa menuruti kemaunku dan tidak lupa dengan membawakan secangkir teh untuk yeoja gila itu.
                Akupun langsung kekamar dan mendengarkan pembicaraan mereka.
“Chagiya,waeyo?kenapa dengan adikkmu. Apakah dia baik baik saja?” kata Sooyoung
“Ne chagi, gwanchenayo. Ini tehnya minumlah dulu.”
“Gomawo chagi akan aku minum.” Kata Sooyoung lagi.
Sluuuuurp ........... uhuk uhuk
“Chagi, waeyo?”kata Suho oppa.
“Oppa, tehnya asin sekali!!!?”
“mungkin Minra~ah salah mengambil gula!” Kata Suho oppa dengan wajah panik.
“Oppa aku ingin pulang aku lelah!!”
“Ah ne,ne aku mengerti. Aku akan mengantarmu pulang.”
                Mendengar pembicaraan oppa dengan yeoja itu,aku merasa muak! Apa?pulang? Tidak bisa,tidak akan kubiarkan oppa pulang dengan yeoja gila itu. Terbesit rencana di otakku, dengan senyum licik aku membatin. “Kim Minra kau memang pintar!”
                Tanpa basa basi aku langsung merencanakan rencana yang telah aku buat.
“Oppa,aduh sakit oppa. Kenapa dadaku sesakit ini.” Aku berteriak dengan keras agar mereka dengar.
“Aduh! Apalagi ini? Sooyoung bisakah kau pulang sendiri. Adikku sepertinya kambuh lagi. Tidak apa apa kan?” kata Suho
“Terserahlah oppa!! Aku mau pulang.” Kata Sooyoung dengan wajah yang terlihat marah.
                Tanpa menghiraukan yeojachingunya, kakku langsung bergegas mendatangiku.
“Minra~ah kau tidak apa apa?”
“Kau telat oppa! Aku sudah tidak apa apa!” kataku sedikit membetaknya.
“Ha ha ha, mian. Yasudah cepatlah istirahat.”
“Oh ya oppa aku lupa mengatakan kalau omma akan keluar kota selama seminggu untuk pekerjaan.
“Begitukah?ya sudah cepatlah tidur.”
                Dengan perasaan lega aku mulai memejamkan mata,aku tidak menyangka dapat melakukan semuanya tadi.
                Aku memejamkan mata tapi tidak tidur,entah kenapa aku tidak bisa tidur?aneh tidak biasanya aku begini?.
                Sembari memejamkan mata aku membayangkan,aku memikirkan hal yang lucu agar aku dapat tidur. Saat memejamkan mata lama-lama pikiranku terpusat pada yeoja itu. Banyak sekali pertanyaan pertanyaan yang ada di otakku, apa yang dilakukan oppa saat bersama yeoja itu? Apakah mereka suka bermesraan? Dan apakah yeoja itu genit? Ingin sekali aku memisahkan mereka berdua. Tida ada yang boleh memiliki oppa selain diriku. Sampai malam aku memikirkan hal tu,dan lama kelamaan akhirnya akupun tertidur.
@Morning
“Minra~ah bangunlah.”
                Terdengar suara lembut yang membuatku terbangun dari tidur, aku pun perlahan lahan membuka mataku.
“Oppa,waeyo?”kataku dengan wajah masih mengantuk.
“Oppa sekolah dulu nde?Makanannya sudah oppa siapkan di meja makan.”
“Nde oppa, hati hati !”
“ya sudah oppa berangkat dulu.”
CKLEK
                Oppa pun muali meninggalkan kamar. Ah sepi sekali, dirumah sebesar ini hanya aku yang tinggal. Ingin sekali aku berjalan-jala dan datang ke sekolahan oppa untuk melihatnya belajar.....
                Eeeh? Tunggu! Kesekolah?sepertinya itu ide yang bagus. Baiklah aku akan membuntuti oppa. Xi xi xi
                Sebelum ke sekolah oppa,tidak lupa aku mandi dulu. Setelah melakukan persiapan aku pun langsung keluar rumah dan mencari taxi, tidak lupa aku membawa uang lebih untuk jaga-jaga.
@School
                Akhirnya aku sampai juga di sekolahan oppa, untunglah oppa pernah mengatak dimana dia bersekolah sehingga dengan mudah aku dapat mengatakannya kepada supir taxi.
                Aku benar benar tidak menyangka , ternyata sekolahan seperti ini toh?benar benar luas ya . seandainya aku bisa sekolah di sini mungkin akan menyenangkan.
                Tanpa sadar, aku melupakan tujuan utamaku datang ke sekolah. Aku terlalu kagum, sudah lama aku ingin bersekolah , bisa berada di sini bagiku suatu keajaiban.
                Saat ingin memasuki halaman sekolah, kulihat seorang satpam sedang tertidur dengan lelap. Saat itu aku merasa beruntung, karena dengan begitu aku dapat menyelinap sekolah ini dengan mudah.
                Saat berada di halam sekolah, aku mengamati setiap orang. Ya! Aku sedang mencari oppa, aku tidak ingin oppa bersama yeoja gila itu.
                Sampailah aku ditaman sekolahan tersebut. Kulihat ada seorang yeoja sedang berbincang, karena penasaran ku intip yeoja itu di dekat semak semak. Aku kaget, ternyata yeoja itu adalah Sooyoung dan orang yang sedang bersamanya adalah oppa. Aku memasang telinga agar dapat mendengarkan pembicaraan mereka.
“Oppa, kau tahu kemarin adalah hari yang paling buruk!”
“Nde, chagi. Aku juga berpikir begitu.”
“Oh ya chagi, kapan kau akan mengenalkanku pada ibumu?”kata yeoja itu.
“Secepatnnya chagi,dan setelah SMA lalu aku mempunyai pekerjaan yang mapan aku berniat melamarmu.” Kata oppa sambil mencium Sooyoung dengan mesra.
                Setelah mendengar itu,hatiku seperti ditusuk tusuk, rasanya sakit sekali. Apa melamar? Oppa apa kau berniat meninggalkan aku sendiri? Oppa aku mencintaimu oppa,saat kau mencium yeoja itu hatiku sangat sakit . oppa tega teganya kau melakukan semua ini kepadaku.
                Ditaman itu aku mengangis sejadi jadinya, agar tidak terdengar aku menutup mulutku dengan tanganku. Karena aku sudah tidak kuat lagi akupun langsung pergi, tentunya dengan berhati hati.
@home
                Saat sampai dirumah aku menangis sekeras yang aku bisa, ingin sekali aku membunuh yeoja gila itu. Karena dia oppa meninggalkanku.
                Setelah menangis berjam jam aku measa lelah, dan aku memutuskan untuk beristirahat di kamar.
                Kring Kring
                Akupun mulai terbangun , ku dengar telfon berbunyi. Segera aku mengangkat telfon itu.
“yeoboseo?” kataku.
“minra~ah mian, oppa tidak bisa pulang sekarang mungkin malam malam akan pulang. Di meja makan rotinya masih tersisa kan?”
“ah nde oppa.” Langsung saja ku tutup telfon itu. Aku benar benar marah saat ini, aku yakin oppa tidak pulang untuk berkencan dengannya. Padahal dulu oppa tak pernah seperti ini , sekarang demi KENCAN dia meninggalkan adiknya yang sakit sepeti aku.
                Akupun mulai tidur kembali, aku tidak merasakan lapar sama sekali.
Paginya aku terbangun, aku merasa aneh tidak biasanya oppa tidak membangunkanku? Karena merasa lapar akupun langsung menuju kemeja makan.Terlihat semua makanan sudah di siapkan  dan tedapat secarik kertas. Kubaca pesan dari oppa yang bertuliskan “Oppa berangkat sekolah dulu ne^^ makanannya sudah oppa siapkan.”
                Kulemparkan secarik kertas itu kesembarang arah,dan langsung memakan masakan dari oppa Suho.
                Setelah makan seperti biasa aku akan langsung ke tempat Suho oppa bersekolah, tentunya dengan menyelinap.
                Sudah lima hari aku melakukan hal seperti ini menyelinap ke sekolah oppa, dan itu sudah menjadi kebiasaan. Sekarang aku berisap-siap untuk berangkat. Setelah sampai di sekolah seperti biasa aku akan menyelinap di taman dan mendengarkan dua sejoli itu sedang berbincang dan bermesraan.
“aku tidak tahan lagi.” Batinku , mungkin ini saatnya untuk aku berbicara sesungguhnya. Akupun langsung berdiri dan mendatangi mereka berdua. Tidak sampai beberapa langkah aku merasakan pusing dan mataku berkunang kunang. Akhirnya aku ambruk.
@UKS
“Minra~ah bangunlah” Terdengar seseorang yang menyuruhku bangun, ya suara yang aku kenal sejak aku masih kecil. Akupun mulai membuka sedikit demi sedikit kelopak mataku yang tersasa berat.
“Minra~ah kau sudah sadar!!?”
“Ah, nde oppa” kataku berusaha meyakinkannya.
“kenapa kau bisa sampai ke sekolah ini?” kata Suho.
“mmmm ...” aku bingung harus berkata apa. Terdengar  derap kaki sedang menuju kemari, lantas ku alihkan pandanganku ke sumber suara itu.
“Chagiya, apakah Minra~ssi sudah sadar?” Suara itu, ya dia yeoja gila yang telah menghasut oppaku.
                Tanpa aba-aba aku langsung terbangun dan menampar yeoja itu dengan keras hingga pipinya pun terlihat memerah.
“Mina~ah! Apa yang kau lakukan?!” kata oppa sedikit membentakku.
“Chagi... appo” kata Sooyoung sambil memegang pipinya yang sakit.
“Minra~ah apa maksudmu? Kau taukan dia yeojachingu oppa!”
“Oppa! Kau tidak pantas bersama dia!Yang pantas hanyalah aku oppa! Sudah lama aku memendam perasaan ini, tapi apa? Ternyata oppatelah memiliki seorang yeojachingu yang bodoh dan gila seperti dia. Oppa lekaslah putus dengannya! Aku ..... aku mencintaimu oppa!” kataku dengan suara lantang.
PLAK
“apa? Ayo katakan sekali lagi?” tamparan Suho oppa sukses mendarat di pipiku.
“ya opa . AKU MENCINTAIMU!!!”
PLAK
“Apa mencintai? Kau itu bodoh atau apa? Kita satu darah Minra. Sadarlah! Kita dilahirkan oleh ibu yang sama!Kau itu bodoh atau tidak waras! Jangan manja!” kata Suho oppa tegas.
“Ya aku memang yeoja bodoh dan tidak waras, ini semua terjadi karena oppa. Setiap hari, setiap jam, setiap detik yang aku pandang hanya oppa seorang. Bukanlah wajar bila seorang yeoja menyukai namja?”
“Ya ! kau salah Minra, kau salah besar! Ingat aku ini KAKAKmu, wajar bila seorang kakak menyayangi adiknya.!!”
“Tapi oppa... (sambil wajah berlinang air mata) aku benar benar mencintaimu.”
“AAAAKH! Oppa sudah muak dengan kelakuanmu, kau terlalu manja Minra! Harusnya saat kau berniat bunuh diri aku membiarkanmu saja! Orang yang penyakitan sepertimu harusnya cepat mati!!” Oppapun langsung mendorongku hingga jatuh tersungkur.
“BAIKLAH JIKA ITU YANG OPPA INGINKAN!” kataku dengan lantang.
                Akupun langsung berlari pergi meninggalkan mereka berdua,dan langsung keluar dari sekolah itu tanpa menghiraukan satpam yang masih saja tertidur.Saat berada di jalan raya aku berhenti di sebuah jembatan.
“Apa gunanya hidup jika orang yang aku cintai menginginkanku mati, apakah cinta sesakit ini rasanya?apakah sesakit ini Omma saat di ceraikan oleh Appa? Aku sudah tidak kuat lagi menghadapi ini semua. Mungkin ini jalan satu-satunya yang terbaik untukku.” Dengan mata terpejam,akupun bersiap-siap untuk mengakhiri hidupku. Sesaat sebelum aku terjun, aku teringat saat dimana oppa sangat menyayangiku.


2 komentar: