Title
:Prohibeted Love
Cast
: Suho EXO K , Kim Minra (OC/you) , Sooyoung (SNSD) , Kim Ahra (other)
Genre
: Romance
Length : One shoot
Rated
: T
Author
: Bacon48
Anyeong
readers , ini pertamakalinya loh author debutin FF. Ini adalah FF ke 4 yang
dijamin masih fresh (?). ya udalah gak usah basa basi lagi , silahkan nikmati
hidangan dari author Bacon48 yang dijamin bikin serangan
jantung,impotensi,gangguan kehamilan,dan janin(?)
Happy
Reading~~
Perkenalkan namaku Kim Minra,
sudah 11 tahun aku hidup seperti ini, terkekang di dalam rumah dengan
bersemayamnya kanker paru-paruku. Kanker ini dikenal langka,hingga dokter pun
tidak bisa menyembuhkanku dari penyakit ini. Aku tinggal bersama ibuku (kim
ahra) dan kakku (kim jungmyeon), dimana appaku? Yah ... bisa dikatakan omma dan
appaku bercerai saat umurku 5 tahun. Aku selalu menganggap appaku hilang dari
dunia ini! Kenapa aku begitu? Ya karena dia ommaku kehilangan segalanya, warisan dan kekayaan
yang dimiliki ommaku telah ia rebut hingga ibuku jatuh miskin. Untunglah ibuku
orang yang pekerja keras , pagi dan malam ia giat bekerja hingga sekarang ibuku
menjadi pengusaha yang sukses dan ternama di Korea.
Sudah
cukup perkenalan tentang ommaku,sekarang kembali ke aku lagi. Tadi sudah
kukatakan aku terkena penyakit kanker paru-paru yang sangat langka, buatku itu
sangatlah tidak enak, seharusnya aku dapat menikmati masa remajaku dengan
indah, tapi tidak karena penyakit ini aku hanya bisa tinggal di rumah. Aku
selalu meminta kepada ibuku agar aku dimaksukkan SMA umum tapi ibuku selalu
bilang “Jangan sayang, nanti penyakitmu tambah parah” atau “kamu masih bertahan
pun ibu sudah bersyukur” apa itu? Aku sudah muak dengan kata-kata seperti itu.
Aku ingin bebas! Home Schooling pun tidak boleh, katanya ini akan menambah
parah penyakitku. Sampai suatu hari terlintas di kepalaku untuk bunuh diri.
Tapi, karena oppaku semua ide bodoh itu lenyap, dia selalu menyemangatiku dan
selalu berkata “Semangat itu untuk hidup dan hidup itu untuk semangat,jangan
kau sia siakan hidupmu untuk hal bodoh. Kau masih bisa bernafas itu sudah
merupakan anugrah dari tuhan. Jadi semangat ya! “ Dengan senyum merekah dan
suara yang lantang kakaku memberikan semangat, tanpa sadar aku pun mulai
menyukainya.
“omma,minra . oppa pulang!”
“oppa sudah pulang (menuju pintu). Omma tidak ada , dia
masih sibuk dengan pekerjaannya” kataku
“Wah sayang sekali” kata kakakku.
“memang kenapa? Di luar itu teman kakak ya? Suruh masuk
saja”
“boleh? Sooyoung masuklah, aku ingin mengenalkanmu pada
addikku!” (yeoja itu langsung masuk kedalam rumah)
“Minra~ah, kenalkan ini Sooyoung pacarku.” Kata oppa.
“Anyeonghaseo, Minra~ssi senang bertemu denganmu” kata
Sooyoung dengan wajah berseri.
Diam,
ya aku hanya diam, aku tidak menyangka oppa suho mempunyai yeojachingu dan
berani membawanya ke rumah. Sakit, rasanya sakit sekali , inngin sekali aku
menampar yeoja ini dan berkatata “Kau tidak pantas untuk Suho oppa!Cepat
pergi!” Apa daya aku adalah yeoja yang lemah dan tidak berdaya yang hanya bisa
memendam rasa di dalam hati, buktinya menyatakan cinta pada kakakya sendiri
saja tidak bisa. Dengan terpaksa aku tersenyum dan menyapanya.
“Minra~ah, akan kubuatkan teh duduklah dan berbincang dengan
Sooyoung” kata Suho oppa
“ah tidak usah oppa aku saja yang membuatkan teh!” kataku.
Dengan
senyum licik aku berjalan ke dapur, Menurut kalian aku akan membiarkan mereka
bermesraan?jawabannya tidak!aku telah menyiapkan sebuah rencana agar yeoja itu
pergi dari rumahku.
Dengan santainya
aku membuat teh,yang pertama kubuat teh untuk Suho oppa, yang kedua aku membuat
teh dengan mencampurkan garam ke minuman itu.
“Saatnya rencana” batinku. Aku menjatuhkan teh kepunyaan
Suho oppa dan mengambil sebuah pecahan gelas, lalu kurobekkan kulitku
menggunakan pecahan tersebut.
PRANG
Sesuai
rencana, oppa langsung bergegas ke dapur dan menanyakan keadaanku.
“Minra~ah gwanchenayo?”kata oppa sedikit khawatir
“Oppa, sakit” aku merintih kesakitan sambil menunjukkan
jariku yang berdarah.
“Minra~ah, kau mungkin kelelahan, ayo kuantar kekamar!”
“Oppa itu teh untuk Sooyoung eonni,pasti dia haus,aku bisa
kekamar sendiri kok.”kataku dengan tampang meyakinkan.
“Sungguh?Baiklah kau hati-hatilah kekamar.”Dengan khawatir
Suho oppa menuruti kemaunku dan tidak lupa dengan membawakan secangkir teh
untuk yeoja gila itu.
Akupun
langsung kekamar dan mendengarkan pembicaraan mereka.
“Chagiya,waeyo?kenapa dengan adikkmu. Apakah dia baik baik
saja?” kata Sooyoung
“Ne chagi, gwanchenayo. Ini tehnya minumlah dulu.”
“Gomawo chagi akan aku minum.” Kata Sooyoung lagi.
Sluuuuurp ........... uhuk uhuk
“Chagi, waeyo?”kata Suho oppa.
“Oppa, tehnya asin sekali!!!?”
“mungkin Minra~ah salah mengambil gula!” Kata Suho oppa
dengan wajah panik.
“Oppa aku ingin pulang aku lelah!!”
“Ah ne,ne aku mengerti. Aku akan mengantarmu pulang.”
Mendengar
pembicaraan oppa dengan yeoja itu,aku merasa muak! Apa?pulang? Tidak bisa,tidak
akan kubiarkan oppa pulang dengan yeoja gila itu. Terbesit rencana di otakku,
dengan senyum licik aku membatin. “Kim Minra kau memang pintar!”
Tanpa
basa basi aku langsung merencanakan rencana yang telah aku buat.
“Oppa,aduh sakit oppa. Kenapa dadaku sesakit ini.” Aku
berteriak dengan keras agar mereka dengar.
“Aduh! Apalagi ini? Sooyoung bisakah kau pulang sendiri.
Adikku sepertinya kambuh lagi. Tidak apa apa kan?” kata Suho
“Terserahlah oppa!! Aku mau pulang.” Kata Sooyoung dengan
wajah yang terlihat marah.
Tanpa
menghiraukan yeojachingunya, kakku langsung bergegas mendatangiku.
“Minra~ah kau tidak apa apa?”
“Kau telat oppa! Aku sudah tidak apa apa!” kataku sedikit
membetaknya.
“Ha ha ha, mian. Yasudah cepatlah istirahat.”
“Oh ya oppa aku lupa mengatakan kalau omma akan keluar kota
selama seminggu untuk pekerjaan.
“Begitukah?ya sudah cepatlah tidur.”
Dengan
perasaan lega aku mulai memejamkan mata,aku tidak menyangka dapat melakukan
semuanya tadi.
Aku
memejamkan mata tapi tidak tidur,entah kenapa aku tidak bisa tidur?aneh tidak
biasanya aku begini?.
Sembari
memejamkan mata aku membayangkan,aku memikirkan hal yang lucu agar aku dapat
tidur. Saat memejamkan mata lama-lama pikiranku terpusat pada yeoja itu. Banyak
sekali pertanyaan pertanyaan yang ada di otakku, apa yang dilakukan oppa saat
bersama yeoja itu? Apakah mereka suka bermesraan? Dan apakah yeoja itu genit?
Ingin sekali aku memisahkan mereka berdua. Tida ada yang boleh memiliki oppa
selain diriku. Sampai malam aku memikirkan hal tu,dan lama kelamaan akhirnya
akupun tertidur.
@Morning
“Minra~ah bangunlah.”
Terdengar
suara lembut yang membuatku terbangun dari tidur, aku pun perlahan lahan
membuka mataku.
“Oppa,waeyo?”kataku dengan wajah masih mengantuk.
“Oppa sekolah dulu nde?Makanannya sudah oppa siapkan di meja
makan.”
“Nde oppa, hati hati !”
“ya sudah oppa berangkat dulu.”
CKLEK
Oppa
pun muali meninggalkan kamar. Ah sepi sekali, dirumah sebesar ini hanya aku
yang tinggal. Ingin sekali aku berjalan-jala dan datang ke sekolahan oppa untuk
melihatnya belajar.....
Eeeh?
Tunggu! Kesekolah?sepertinya itu ide yang bagus. Baiklah aku akan membuntuti
oppa. Xi xi xi
Sebelum
ke sekolah oppa,tidak lupa aku mandi dulu. Setelah melakukan persiapan aku pun
langsung keluar rumah dan mencari taxi, tidak lupa aku membawa uang lebih untuk
jaga-jaga.
@School
Akhirnya
aku sampai juga di sekolahan oppa, untunglah oppa pernah mengatak dimana dia
bersekolah sehingga dengan mudah aku dapat mengatakannya kepada supir taxi.
Aku
benar benar tidak menyangka , ternyata sekolahan seperti ini toh?benar benar
luas ya . seandainya aku bisa sekolah di sini mungkin akan menyenangkan.
Tanpa
sadar, aku melupakan tujuan utamaku datang ke sekolah. Aku terlalu kagum, sudah
lama aku ingin bersekolah , bisa berada di sini bagiku suatu keajaiban.
Saat
ingin memasuki halaman sekolah, kulihat seorang satpam sedang tertidur dengan
lelap. Saat itu aku merasa beruntung, karena dengan begitu aku dapat menyelinap
sekolah ini dengan mudah.
Saat
berada di halam sekolah, aku mengamati setiap orang. Ya! Aku sedang mencari
oppa, aku tidak ingin oppa bersama yeoja gila itu.
Sampailah
aku ditaman sekolahan tersebut. Kulihat ada seorang yeoja sedang berbincang,
karena penasaran ku intip yeoja itu di dekat semak semak. Aku kaget, ternyata
yeoja itu adalah Sooyoung dan orang yang sedang bersamanya adalah oppa. Aku
memasang telinga agar dapat mendengarkan pembicaraan mereka.
“Oppa, kau tahu kemarin adalah hari yang paling buruk!”
“Nde, chagi. Aku juga berpikir begitu.”
“Oh ya chagi, kapan kau akan mengenalkanku pada ibumu?”kata
yeoja itu.
“Secepatnnya chagi,dan setelah SMA lalu aku mempunyai
pekerjaan yang mapan aku berniat melamarmu.” Kata oppa sambil mencium Sooyoung
dengan mesra.
Setelah
mendengar itu,hatiku seperti ditusuk tusuk, rasanya sakit sekali. Apa melamar?
Oppa apa kau berniat meninggalkan aku sendiri? Oppa aku mencintaimu oppa,saat
kau mencium yeoja itu hatiku sangat sakit . oppa tega teganya kau melakukan
semua ini kepadaku.
Ditaman itu aku mengangis sejadi
jadinya, agar tidak terdengar aku menutup mulutku dengan tanganku. Karena aku
sudah tidak kuat lagi akupun langsung pergi, tentunya dengan berhati hati.
@home
Saat
sampai dirumah aku menangis sekeras yang aku bisa, ingin sekali aku membunuh
yeoja gila itu. Karena dia oppa meninggalkanku.
Setelah
menangis berjam jam aku measa lelah, dan aku memutuskan untuk beristirahat di
kamar.
Kring
Kring
Akupun
mulai terbangun , ku dengar telfon berbunyi. Segera aku mengangkat telfon itu.
“yeoboseo?” kataku.
“minra~ah mian, oppa tidak bisa pulang sekarang mungkin
malam malam akan pulang. Di meja makan rotinya masih tersisa kan?”
“ah nde oppa.” Langsung saja ku tutup telfon itu. Aku benar
benar marah saat ini, aku yakin oppa tidak pulang untuk berkencan dengannya.
Padahal dulu oppa tak pernah seperti ini , sekarang demi KENCAN dia
meninggalkan adiknya yang sakit sepeti aku.
Akupun
mulai tidur kembali, aku tidak merasakan lapar sama sekali.
Paginya aku terbangun, aku merasa aneh tidak biasanya oppa tidak
membangunkanku? Karena merasa lapar akupun langsung menuju kemeja makan.Terlihat
semua makanan sudah di siapkan dan
tedapat secarik kertas. Kubaca pesan dari oppa yang bertuliskan “Oppa berangkat
sekolah dulu ne^^ makanannya sudah oppa siapkan.”
Kulemparkan
secarik kertas itu kesembarang arah,dan langsung memakan masakan dari oppa
Suho.
Setelah
makan seperti biasa aku akan langsung ke tempat Suho oppa bersekolah, tentunya
dengan menyelinap.
Sudah
lima hari aku melakukan hal seperti ini menyelinap ke sekolah oppa, dan itu
sudah menjadi kebiasaan. Sekarang aku berisap-siap untuk berangkat. Setelah
sampai di sekolah seperti biasa aku akan menyelinap di taman dan mendengarkan
dua sejoli itu sedang berbincang dan bermesraan.
“aku tidak tahan lagi.” Batinku , mungkin ini saatnya untuk
aku berbicara sesungguhnya. Akupun langsung berdiri dan mendatangi mereka
berdua. Tidak sampai beberapa langkah aku merasakan pusing dan mataku berkunang
kunang. Akhirnya aku ambruk.
@UKS
“Minra~ah bangunlah” Terdengar seseorang yang menyuruhku
bangun, ya suara yang aku kenal sejak aku masih kecil. Akupun mulai membuka
sedikit demi sedikit kelopak mataku yang tersasa berat.
“Minra~ah kau sudah sadar!!?”
“Ah, nde oppa” kataku berusaha meyakinkannya.
“kenapa kau bisa sampai ke sekolah ini?” kata Suho.
“mmmm ...” aku bingung harus berkata apa. Terdengar derap kaki sedang menuju kemari, lantas ku
alihkan pandanganku ke sumber suara itu.
“Chagiya, apakah Minra~ssi sudah sadar?” Suara itu, ya dia
yeoja gila yang telah menghasut oppaku.
Tanpa
aba-aba aku langsung terbangun dan menampar yeoja itu dengan keras hingga
pipinya pun terlihat memerah.
“Mina~ah! Apa yang kau lakukan?!” kata oppa sedikit
membentakku.
“Chagi... appo” kata Sooyoung sambil memegang pipinya yang
sakit.
“Minra~ah apa maksudmu? Kau taukan dia yeojachingu oppa!”
“Oppa! Kau tidak pantas bersama dia!Yang pantas hanyalah aku
oppa! Sudah lama aku memendam perasaan ini, tapi apa? Ternyata oppatelah
memiliki seorang yeojachingu yang bodoh dan gila seperti dia. Oppa lekaslah
putus dengannya! Aku ..... aku mencintaimu oppa!” kataku dengan suara lantang.
PLAK
“apa? Ayo katakan sekali lagi?” tamparan Suho oppa sukses
mendarat di pipiku.
“ya opa . AKU MENCINTAIMU!!!”
PLAK
“Apa mencintai? Kau itu bodoh atau apa? Kita satu darah
Minra. Sadarlah! Kita dilahirkan oleh ibu yang sama!Kau itu bodoh atau tidak
waras! Jangan manja!” kata Suho oppa tegas.
“Ya aku memang yeoja bodoh dan tidak waras, ini semua
terjadi karena oppa. Setiap hari, setiap jam, setiap detik yang aku pandang
hanya oppa seorang. Bukanlah wajar bila seorang yeoja menyukai namja?”
“Ya ! kau salah Minra, kau salah besar! Ingat aku ini
KAKAKmu, wajar bila seorang kakak menyayangi adiknya.!!”
“Tapi oppa... (sambil wajah berlinang air mata) aku benar
benar mencintaimu.”
“AAAAKH! Oppa sudah muak dengan kelakuanmu, kau terlalu
manja Minra! Harusnya saat kau berniat bunuh diri aku membiarkanmu saja! Orang
yang penyakitan sepertimu harusnya cepat mati!!” Oppapun langsung mendorongku
hingga jatuh tersungkur.
“BAIKLAH JIKA ITU YANG OPPA INGINKAN!” kataku dengan
lantang.
Akupun
langsung berlari pergi meninggalkan mereka berdua,dan langsung keluar dari
sekolah itu tanpa menghiraukan satpam yang masih saja tertidur.Saat berada di
jalan raya aku berhenti di sebuah jembatan.
“Apa gunanya hidup jika orang yang aku cintai menginginkanku
mati, apakah cinta sesakit ini rasanya?apakah sesakit ini Omma saat di ceraikan
oleh Appa? Aku sudah tidak kuat lagi menghadapi ini semua. Mungkin ini jalan
satu-satunya yang terbaik untukku.” Dengan mata terpejam,akupun bersiap-siap
untuk mengakhiri hidupku. Sesaat sebelum aku terjun, aku teringat saat dimana
oppa sangat menyayangiku.

Bagus saeng :3
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus